Pecahan Sederhana β mengenal pembilang, penyebut,
dan pecahan senilai dengan gambar dan benda nyata.
Klik Lanjut untuk mulai!
Matematika Kelas IV SD β’ SDN Waluya β’ Guru: Gina Khoerunnisa
Dengarkan petunjuk guru. Klik pilihan untuk membuka kegiatan. Gunakan Kembali dan Lanjut untuk berpindah layar.
Guru: pilih Perangkat guru di bagian atas untuk identitas RPP, tujuan, kegiatan pembelajaran, media, diferensiasi, rubrik, kunci jawaban, dan pengesahan.
Setelah mengikuti kegiatan ini, kamu diharapkan mampu:
Tonton video Pengertian Pecahan β Matematika Kelas 4 SD, lalu kita belajar bareng!
Sudah selesai nonton? Klik Lanjut buat nonton video kedua! π
Video kedua dari kejarcita: belajar pecahan dengan cara yang seru. Simak baik-baik ya!
Hebat! Sekarang lanjut ke materinya. πͺ
Pecahan adalah bagian dari keseluruhan. Kalau satu benda utuh dibagi menjadi beberapa bagian yang sama besar, setiap bagiannya adalah pecahan.
Satu pizza dibagi 2 sama besar, diambil 1 bagian β itu 12 (dibaca: satu per dua).
Angka-angka di atas disebut lambang pecahan. Yuk kenali bagian-bagiannya!
Pecahan ada di sekitarmu setiap hari:
Setiap kali kita membagi benda utuh menjadi bagian-bagian sama besar, di situ ada pecahan!
Gambar ini menunjukkan 12 β dua bagian sama besar, satu diarsir:
Sedangkan gambar ini bukan 12, karena bagiannya tidak sama besar:
Pada pecahan 34, angka 3 di atas disebut PEMBILANG.
Pembilang menunjukkan banyak bagian yang diperhatikan / diarsir. Di gambar ini ada 3 bagian diarsir, jadi pembilangnya 3.
Pada pecahan 34, angka 4 di bawah disebut PENYEBUT.
Penyebut menunjukkan jumlah seluruh bagian sama besar. Gambar ini dibagi menjadi 4 bagian sama besar, jadi penyebutnya 4.
12 artinya: satu benda utuh dibagi menjadi 2 bagian sama besar, dan yang diperhatikan 1 bagian.
Dibaca: satu per dua, seperdua, atau setengah. Pembilang = 1, penyebut = 2.
13 artinya: satu benda utuh dibagi menjadi 3 bagian sama besar, dan yang diperhatikan 1 bagian.
Dibaca: satu per tiga atau sepertiga. Pembilang = 1, penyebut = 3.
14 artinya: satu benda utuh dibagi menjadi 4 bagian sama besar, dan yang diperhatikan 1 bagian.
Dibaca: satu per empat atau seperempat. Pembilang = 1, penyebut = 4.
34 artinya: satu benda utuh dibagi menjadi 4 bagian sama besar, dan yang diperhatikan 3 bagian.
Dibaca: tiga per empat. Pembilang = 3, penyebut = 4. Perhatikan: yang diarsir ada 3 dari 4 bagian!
Cara membaca pecahan: sebut pembilang dulu, lalu "per", lalu penyebut.
Cara menulis: pembilang di atas, garis pecahan di tengah, penyebut di bawah.
Lihat dua gambar ini. Besar bagian yang diarsir sama, bukan?
12 β dibagi 2, diarsir 1
24 β dibagi 4, diarsir 2
Pecahan senilai bisa dibuat dengan membagi lagi setiap bagian menjadi bagian yang lebih kecil:
12
36 β setiap bagian dibagi 3 lagi
Ketiganya menempati daerah yang sama besar. Itulah pecahan senilai!
Perhatikan gambarnya, tebak pecahannya, lalu klik Lihat Jawaban!
Perhatikan gambar yang diarsir, lalu klik lambang pecahan yang tepat!
Klik Benar atau Salah untuk setiap pernyataan!
Ini permainan Kartu Pecahan dari Ibu Guru. Baca kartu gambarnya, tebak lambang pasangannya, lalu buka jawabannya!
Lembar Kerja Peserta Didik β kerjakan dengan teliti bersama kelompokmu!
Nama: .................... Kelas: IV Tanggal: ..........
A. Tuliskan pecahan untuk bagian yang diarsir!
B. Kerjakan perintah berikut di buku tulismu!
A. 1) 12; 2) 13; 3) 14; 4) 34; 5) 24, senilai dengan 12.
B. 1) 12; 2) 34; 3) 3 = pembilang, 4 = penyebut; 4) 12 = 24; 5) Karena pecahan berarti bagian dari keseluruhan yang dibagi sama besar β kalau tidak sama besar, bagiannya tidak mewakili pecahan itu.
Baca keterangannya, tulis lambang pecahannya (contoh: 1/2), lalu klik Periksa!
Kuis dari Ibu Guru. Kerjakan sendiri dengan jujur ya! Tulis jawabanmu lalu klik Periksa.
Lanjutan kuis individu:
Saya sudah memahami arti pembilang dan penyebut:
Bagian pembelajaran yang paling membantuku:
Hal yang ingin saya tanyakan:
Kamu sudah menyelesaikan semua kegiatan belajar pecahan!
Ingat kesimpulannya: pecahan menunjukkan bagian dari keseluruhan yang dibagi sama besar.
Angka di atas = pembilang, angka di bawah = penyebut.
Terus berlatih ya! πͺπ
RPP Matematika Kelas IV SD β Pecahan Sederhana
SDN Waluya β’ Guru Kelas IV: Gina Khoerunnisa
Identitas, CP & Tujuan, Kegiatan, Media, Diferensiasi, Rubrik, Kunci Jawaban, Refleksi, Pengesahan.
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Satuan Pendidikan | SDN WALUYA |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Kelas / Fase | IV / Fase B |
| Materi | Pecahan sederhana: makna pembilang dan penyebut serta pecahan senilai secara visual |
| Alokasi Waktu | 2 Γ 35 menit (1 pertemuan) |
| Model / Metode | Pembelajaran kontekstual, demonstrasi, diskusi kelompok, tanya jawab, latihan individu |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Nama Guru | GINA KHOERUNNISA |
Capaian pembelajaran (ringkasan): peserta didik memahami pecahan sebagai bagian dari keseluruhan dan menggunakan representasi gambar/benda konkret untuk menjelaskan pecahan sederhana.
Tujuan pembelajaran β setelah mengikuti kegiatan, peserta didik diharapkan mampu:
Kriteria ketercapaian: peserta didik memperoleh nilai minimal 75 dan mampu menjawab benar sekurang-kurangnya 3 dari 4 soal konsep inti.
Karakter yang dikembangkan: bernalar kritis, gotong royong, mandiri, dan percaya diri.
| Tahap & Waktu | Aktivitas Guru | Aktivitas Peserta Didik |
|---|---|---|
| Pendahuluan (10 menit) | Menyapa, berdoa sesuai kebiasaan sekolah, mengecek kehadiran dan kesiapan. Mengaitkan materi dengan membagi satu kertas/pizza menjadi beberapa bagian sama besar. Menyampaikan tujuan dan aturan kerja kelompok. | Menjawab salam dan pertanyaan pemantik; menceritakan pengalaman membagi makanan atau benda. |
| Inti β Eksplorasi (15 menit) | Menunjukkan kertas berbentuk persegi/persegi panjang yang dibagi 2, 3, dan 4 bagian sama besar. Menjelaskan pembilang sebagai banyak bagian yang diperhatikan/diarsir dan penyebut sebagai jumlah seluruh bagian sama besar. | Mengamati media, menyebutkan jumlah bagian seluruhnya dan bagian yang diarsir, lalu menuliskan lambang pecahan. |
| Inti β Praktik Kelompok (15 menit) | Membagikan kartu pecahan dan LKPD. Meminta kelompok mencocokkan gambar dengan lambang pecahan. Membimbing kelompok yang membutuhkan bantuan. | Bekerja dalam kelompok untuk membuat model 1/2, 1/3, 1/4, dan 3/4; mencocokkan kartu dan menjelaskan alasan. |
| Inti β Berbagi (10 menit) | Meminta beberapa kelompok mempresentasikan hasil. Menunjukkan dua model berbeda untuk mengenalkan 1/2 = 2/4. Meluruskan miskonsepsi bahwa bagian harus sama besar. | Mempresentasikan hasil, menanggapi kelompok lain, dan menyimpulkan bahwa pecahan menunjukkan bagian dari keseluruhan yang dibagi sama besar. |
| Penutup (10 menit) | Mengajak peserta didik menyampaikan kesimpulan. Memberikan kuis individu singkat dan refleksi. Menyampaikan tindak lanjut serta menutup pelajaran. | Menyebutkan hal yang dipahami dan yang masih membingungkan, mengerjakan kuis, dan merapikan media. |
Media βKartu Pecahanβ: buat kartu dari kertas tebal. Setiap kartu gambar menampilkan satu bentuk yang dibagi menjadi bagian-bagian SAMA BESAR; arsir bagian sesuai pecahan. Buat kartu pasangan berupa lambang pecahan.
Kartu gambar (contoh untuk digambar):
Kartu lambang pasangan: 12 13 14 34 24 β pasangkan 24 dengan 12.
Sarana: papan tulis, spidol, kertas warna/kertas lipat, gunting (digunakan dengan pengawasan), pensil warna. Sumber belajar: buku Matematika kelas IV yang digunakan sekolah, benda konkret di sekitar, dan media buatan guru.
Media visual βLipat dan Warnaiβ β petunjuk guru: siapkan empat potong kertas dengan ukuran sama. Lipat kertas pertama menjadi 2 bagian sama besar, kedua menjadi 3 bagian semirip mungkin (lebih mudah memakai garis bantu), ketiga dan keempat menjadi 4 bagian. Peserta didik mewarnai bagian sesuai instruksi. Tekankan bahwa pecahan sebagai bagian dari keseluruhan hanya tepat jika keseluruhan dibagi menjadi bagian sama besar.
LKPD β Ayo Kenali Pecahan (di situs ini: menu LKPD):
Dukungan: peserta didik yang masih kesulitan menggunakan benda konkret dan kartu bergambar dengan pilihan jawaban terbatas, didampingi guru/teman.
Pengayaan: peserta didik yang sudah menguasai materi membuat dua gambar berbeda yang menunjukkan pecahan senilai, misalnya 2/4 dan 3/6, lalu menjelaskan alasannya.
Remedial: pembelajaran ulang menggunakan lipatan kertas menjadi dua dan empat bagian sama besar, kemudian latihan mencocokkan gambar dengan lambang pecahan.
| Aspek | 4 β Sangat Baik | 3 β Baik | 2 β Perlu Bimbingan | 1 β Perlu Pendampingan Intensif |
|---|---|---|---|---|
| Kerja sama | Aktif membantu dan menghargai semua anggota | Bekerja sama dengan baik | Kadang perlu diingatkan | Belum mau bekerja sama |
| Tanggung jawab | Menyelesaikan tugas dan menjaga media tanpa diingatkan | Menyelesaikan tugas dengan sedikit arahan | Tugas belum selesai tanpa banyak arahan | Tidak menyelesaikan tugas meski dibimbing |
| Percaya diri | Menjelaskan hasil dengan jelas dan santun | Mau menjelaskan hasil | Menjelaskan setelah didorong | Belum bersedia mencoba |
Skor sikap = jumlah skor yang diperoleh Γ· skor maksimal Γ 100. Gunakan hasil sebagai catatan perkembangan, bukan satu-satunya dasar nilai akhir.
| Kriteria | 4 β Sangat Baik | 3 β Baik | 2 β Cukup | 1 β Perlu Bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Ketepatan pembagian | Semua bagian sama besar dan jumlah tepat | Ada sedikit ketidaktepatan | Beberapa bagian tidak sama besar | Belum dapat membagi dengan tepat |
| Ketepatan arsiran/lambang | Arsiran dan lambang seluruhnya tepat | Satu kesalahan kecil | Beberapa kesalahan | Belum sesuai instruksi |
| Penjelasan | Menjelaskan pembilang dan penyebut dengan tepat | Penjelasan cukup tepat | Penjelasan masih perlu bantuan | Belum dapat menjelaskan |
Nilai keterampilan = (total skor Γ· 12) Γ 100.
Kuis individu (masing-masing 20 poin, total 100):
Nilai pengetahuan = jumlah skor jawaban benar/tepat (maksimal 100).
Refleksi guru: Apakah semua peserta didik memahami pembilang dan penyebut? Media mana yang paling membantu? Siapa yang perlu remedial atau pengayaan?
| Mengetahui, Kepala SDN Waluya ( ...................................... ) |
Bandung, 17 Oktober 2026 Guru Kelas IV ( GINA KHOERUNNISA ) |
Matematika Kelas IV SD β’ SDN Waluya β’ Pecahan sederhana: pembilang, penyebut, dan pecahan senilai